Tokoh Oposisi Rusia, Navalny Bebas dari Penjara

Tokoh oposisi Rusia Alexei Navalny Kamis (14/6) dibebaskan setelah menjalani hukuman penjara 30 hari atas perannya mengorganisasikan protes besar-besaran menentang Presiden Vladimir Putin bulan lalu. “Saya kembali bersama kalian lagi setelah perjalanan bisnis 30 hari,” tulisnya di Twitter. “Saya sangat gembira karena bebas.” Navalny dan ratusan pendukungya ditahan dalam berbagai demonstrasi Mei lalu di Moskow dan puluhan kota lainnya menjelang pelantikan Putin untuk enam tahun masa jabatan berikutnya. Ia didakwa menghasut diadakannya unjuk rasa tanpa izin, dan sebuah pengadilan di Moskow memerintahkan agar ia dipenjarakan. Navalny, yang juga menyelenggarakan protes besar-besaran lainnya menjelang terpilihnya kembali Putin sebagai presiden pada tahun 2012, dilarang mencalonkan diri sebagai presiden pada Maret lalu karena divonis bersalah melakukan kejahatan finansial, tuduhan yang ia sebut dibuat-buat. Navalny telah beberapa kali menjalani hukuman penjara beberapa minggu dalam tahun-tahun belakangan ini karena menyelenggarakan protes. [uh]