Takut Didenda, Pogba Tutup Mulut Soal Situasi Man United

Kabar angin seputar memburuknya hubungan Paul Pogba dengan manajer Manchester United, Jose Maurinho, makin gencar. Baru-baru ini, Pogba mengatakan dia tidak bisa mengungkapkan situasi sebenarnya karena takut akan didenda. Maurinho mengomentari permainan pemain berusia 25 tahun dalam laga pembuka Liga Utama Inggris melawan Leicester City pada Jumat (10/8) sebagai “penampilan monster,’ kantor berita AFP melaporkan, Minggu (12/8). Pogba mencetak gol indah yang membantu kemenangan 4-2 Perancis atas Kroasia. Meski demikian, Pogba, yang dikontrak United dengan nilai kontrak rekor 89 juta poundsterling ($116 juta) pada 2016 dari Juventus, diketahui kesal dengan komentar Mourinho yang membandingkan penampilannya di Piala Dunia dengan penampilannya di klubnya pada musim lalu. Mourinho mengisyaratkan Pogba, yang berada di bawah agen Mini Raiola, bisa berkembang di bawah asuhan Didier Deschamps pada Piala Dunia karena dia tidak terganggu dengan rombongannya atau dengan kewajiban komersialnya. Agen Pogba, Mini Raiola, dikabarkan sedang berbicara dengan Barcelona. “Ada hal-hal dan ada hal-hal yang tidak bisa saya ungkapkan, jika tidak, saya bisa didenda,” kata Pogba kepada media Inggris setelah pertandingan melawan Leicester. Tidak biasanya Pogba berhenti dan berbicara kepada para wartawan. Pogba yang diserahi tanggung jawab sebagai kapten oleh Maurinho pada laga Jumat (10/8), mengatakan apa artinya kebahagiaan dan kenyamanan. “Kalau Anda tidak bahagia, Anda tidak bisa memberikan yang terbaik,” kata Pogba. “Anda harus tahu satu hal: pemain yang terpilih dan bahagia, akan membuat Anda lebih nyaman daripada bila dia tidak bahagia. Itu saja yang saya katakan.” Pogba mengatakan ada perbedaan antara bermain untuk Perancis dan United. Maurinho tidak menurunkan Pogba saat United kalah atas Sevilla di laga enam belas besar Liga Champions. [ft]