Presiden Taiwan Melawat ke AS

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, Minggu (12/8), bertolak ke Amerika serta dua negara lain yang masih punya hubungan diplomatik dengan Taipei di tengah tekanan dari China yang ingin menghapus semua referensi pada pulau itu secara internasional. Sebelumnya, Tsai pernah bersumpah bahwa “tidak ada yang dapat melenyapkan keberadaan Taiwan.”  China, yang mengklaim Taiwan yang otonom dan demokratik sebagai wilayahnya, terus meningkatkan kampanye terhadap pulau itu dalam usaha menegakkan kedaulatannya di sana.  Beijing meminta perusahaan-perusahaan asing supaya menyebut Taiwan sebagai bagian dari China dalam website mereka, dan berusaha mengecualikan Taiwan dalam forum-forum internasional.  Di samping itu China juga berusaha mengurangi jumlah negara yang mengakui Taiwan, sekarang hanya 18 negara. Burkina Faso dan Republik Dominika akan menggeser hubungan mereka ke Beijing tahun ini. [vm/al]