Perang Tarif dengan AS, Pertumbuhan Ekonomi China Kian Melambat

Pertumbuhan ekonomi China melambat ke level terendah dalam triwulan terakhir dalam 10 tahun ini di tengah perang tarif dengan Amerika, menambah tekanan pada negara itu untuk mengatasi penurunan yang makin tajam. Ekonomi terbesar kedua di dunia itu tumbuh 6,2 persen dibanding tahun sebelumnya dalam tiga bulan yang berakhir pada Juni, melambat dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya yang mencapai 6,4 persen, menurut data pemerintah, Senin (15/7). Itu pertumbuhan paling lambat sejak triwulan pertama 2009 setelah krisis keuangan global. Pemimpin China menaikkan anggaran dan pinjaman bank guna menopang pertumbuhan dan mencegah hilangnya lapangan pekerjaan yang berbahaya secara politis. Tetapi mereka dilanda sejumlah berita buruk tak terduga termasuk anjloknya penjualan mobil sementara berselisih dengan Presiden Donald Trump atas ambisi teknologi Beijing. Ekonomi menghadapi "lingkungan yang kompleks baik di dalam maupun luar negeri," ujar Biro Statistik Nasional dalam pernyataan. Ekspor China ke Amerika turun sebanyak 7,8 persen pada Juni dari setahun, tertekan oleh kenaikan tarif penalti Trump. [ka/ft]