Pemain Video Game Ditantang untuk Ciptakan Obat-obatan di Masa Depan

Tim medis di University of Washington meminta para pemain video game untuk menciptakan obat-obatan di masa depan. Lewat permainan unik yang disebut “Fold-it,” para pemain berkompetisi satu sama lain untuk menciptakan protein baru, yang sebagian diharapkan dapat menyelamatkan nyawa orang lain di kemudian hari.  Ini adalah permainan yang diciptakan oleh University of Washington Medical Researchers. Permainan disebut “Fold-it” dan tampak seperti video game tiga dimensi yang rumit. Salah seorang peneliti di universitas itu, Brian Koepnick, mengatakan. “Fold-it adalah permainan komputer yang dapat dimainkan siapa saja. Kami menantang para pemain untuk merancang protein baru dari awal dengan menggunakan piranti lunak canggih yang kami gunakan di institut ini," ujar Brian. Protein adalah rantai panjang asam amino yang melakukan banyak hal penting di dalam tubuh manusia. “Protein adalah molekul luar biasa yang dapat menjadi bentuk yang sangat tepat dan menjalankan fungsi-fungsi yang rumit. Protein alami telah berevolusi untuk melakukan hal ini selama miliaran tahun, tetapi ketika protein menjalankan fungsi secara salah maka hal itu dapat memicu banyak hal, mulai dari alergi hingga cystic-fibrosis dan penyakit Tay Sachs,” imbuhnya. Untuk melawan penyakit-penyakit seperti ini, peneliti seperti Brian Koepnick di University of Washington perlu mencari tahu bagaimana seharusnya protein “melipat” diri. Hal ini bahkan dapat membuat komputer canggih sekalipun tidak berfungsi. “Disain protein adalah tantangan yang sangat luas. Ada banyak kemungkinan untuk merancang protein dan algoritma kami hanya dapat menjelajahi bagian yang sangat kecil dalam proses itu," lanjut Brian. Disinilah fungsi para pemain ‘’Fold-it.’’ Para pemain video games ini diminta untuk menyelesaikan bagaimana ‘’melipat’’ protein sehingga dapat bekerja secara benar. Semakin baik ‘’lipatan’’ yang dibuat, semakin tinggi skor yang didapatkan. Salah seorang pemain yang sudah mengikuti permainan ini sejak lama, Susan Kleinfelter, dapat ‘’melipat’’ protein ini sebaik yang dilakukan komputer. “Saya membuat daftar seluruh protein yang saya rancang karena saya ingin berusaha dan melakukan hal berbeda setiap kami bermain. Dan setiap kali ada berita tentang satu “lipatan’’ berhasil lolos dalam ujian itu, saya jadi bertanya-tanya – apakah itu punya saya?,’’ kata Susan. Brian Koepnick mengatakan para pemain sejauh ini telah menjadi peneliti yang baik. Kini diperkirakan ada 75 ribu pemain yang berupaya menciptakan protein sehingga dapat mengobati penyakit seperti HIV. “Saat ini para pemain “fold-it” sedang berupaya menciptakan protein yang dapat digunakan untuk mengobati kanker dan penyakit menular, atau seluruh aplikasi medis dan bahan lainnya,’’ tukas Brian. Jika Adan tertarik untuk bermain, ketik saja ‘’fold it’’ di browser dan unduh permainan ini. (em/jm)