Para Menteri Pertahanan ASEAN Bahas Proposal Keamanan

Para menteri pertahanan dari 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bertemu di ibu kota Thailand untuk membahas berbagai isu termasuk keamanan perbatasan, terorisme, dan penangkapan ikan ilegal. Negara-negara anggota ASEAN memiliki prioritas yang berbeda-beda, sehingga para menteri itu fokus pada pendekatan penyelesaian masalah daripada menangani isu-isu substantif yang berpotensi memecah-belah. Perjanjian mereka hanya menyentuh secara tidak langsung pada masalah-masalah kritis seperti sengketa wilayah di Laut Cina Selatan, di mana Vietnam dan Filipina menghadapi klaim agresif dari China. Hari Kamis (11/7), para peserta sepakat untuk mempelajari proposal Filipina terkait panduan tentang manajemen konflik maritim. Mereka juga setuju untuk mempelajari proposal untuk membuka sambungan komunikasi langsung dan cepat dengan ke negara-negara besar ketika terjadi krisis, serta manajemen perbatasan, kontraterorisme dan meningkatkan kesadaran tentang implikasi keamanan dari penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan dan tidak diatur. [lt]