Kremlin Remehkan Protes di Rusia

Kremlin pada hari Selasa (13/8) meremehkan protes baru-baru ini di Rusia dan menolak anggapan bahwa pemerintah telah menciptakan krisis politik di negara itu. Juru bicara Dmitry Peskov mengatakan kepada para wartawan bahwa Presiden Vladimir Putin belum mengomentari demonstrasi itu karena dia tidak melihatnya sebagai hal yang “luar biasa.” Peskov juga membela tindakan polisi, dengan mengatakan tindakan tegas mereka pada protes itu dibenarkan. Dalam protes terakhir hari Minggu (11/8), puluhan ribu orang berkumpul di Moskow tengah untuk mengecam langkah pemerintah untuk tidak memasukkan beberapa kandidat oposisi dalam pemilihan lokal mendatang. Protes itu merupakan salah satu yang terbesar di Rusia dalam delapan tahun. Polisi telah menangkap beberapa ribu pemrotes dalam aksi unjuk rasa selama sebulan terakhir. Pihak berwenang berpendapat para kandidat yang dianulir adalah mereka yang gagal mengumpulkan cukup tanda tangan asli untuk mendaftar diri pada pemilihan, yang dipandang sebagai uji coba untuk pemilihan parlemen nasional 2021 di negara itu. [lt/ab]