Kenangan Night Rutin Saat Joel Masih Bayi (Rutinitas Malam Bayi Dibawah Dua Bulan)

IMG_0839.JPG
Bukankah aku super cute?

Dulu awalnya saya suka bingung kalau ada yang upload gambar anaknya sambil nulis caption “don’t grow too fast”.

Kenapa? Emang dia pengin anaknya enggak berkembang-kembang? Emang dia enggak pengin cepat terbebas dari ngurusin manusia kecil ileran enggak bisa ngomong called baby itu?

Lalu kemudian. . . Lahirlah Joel. Sekarang sayalah si tukang upload foto dengan caption mainstream itu.

But for real guys, anak tumbuhnya cepet banget udah ngalahin kecepatan cahaya aja. Sedetik dia masih susah melek gegara baru keluar ke dalam dunia, eh sedetik kemudian dia udah bisa ngesot aja menghindari ciuman kita.

Lately saya banyak yang kayak mellow gitu kalo lagi ngeliat dia. Kenangan-kenangan tentang waktu yang kami habiskan dengan cepat itulah yang bikin mellow.

Kenangan night routine waktu 2 bulan awal kelahiran ini contohnya:

Mandi

IMG_0902.JPG
Itu ketawa ya temen-temen, bukan nangis.^^

Kalau misalnya enggak keluar dari dalam perut saya sendiri setelah sembilan bulan mengandung, mungkin saya akan meragukan Joel adalah anak saya.

Anaknya enggak bisa tidur kalau enggak mandi. Pokoknya bawaannya bakal gelisah dan bangun-bangun mulu sekalipun bisa menutup mata.

Jauh sekali sama emaknya yang enggak mandi tiga hari pun masih selow aja. Ha ha

Pijet (elus-elus)

IMG_0435.JPG
Sekaligus angin-anginkan puser juga

Dari awal dia baru lahir banget pun, saya sudah merutinkan kegiatan ini setiap habis mandi.

Pokoknya sambil pasang minyak telon dan hand body lotion, saya akan pijat-pijat seluruh badan dia.

Biasanya urutan mulai dari perut, punggung, tangan, lalu kemudian sampai ke kaki. Saya meniru pijet ini dari suatu channel youtube saya lupa namanya apa. Tapi saya sekaligus juga tanya ke dokternya entah boleh apa enggak dipijet begitu. Eh kata dokternya malah bagus supaya membuang gas yang tersisa di badan dia dan membuat tidur nyenyak.

Tummy Time

IMG_0478.JPG
Bakal fuzzy ya awal-awalnya. But its normal.

Kalau bahasa Indonesiannya, tummy time ini adalah “latihan tengkurep”. Jadi pada dasarnya disini yang saya lakukan adalah mengajarkan Joel untuk tengkurep dengan nengkurepin dia di permukaan lembut seperti permukaan kasur, perut, atau kaki saya.

Untuk minggu pertama, saya memberi waktu dia tummy time selama satu menit. Selanjutnya, saya kemudian menambahkan dua menit setiap minggu sampai kemudian dia bisa tengkurep sendiri.

Susu

IMG_0649.JPG
Setelah bentaran nyusu, udah langsung begini

Baru setelah pijet, dipasang baju, dan tummy time saya akan memberi dia susu.

Untuk dua bulan pertama saya menyusui Joelnya itu sambil duduk dan dia juga agak duduk (posisi nya tidur miring). Itu posisi yang diajarkan dari rumah sakit. Tujuannya adalah memperkecil kemungkinan tersedak dan gumoh pada bayi yang baru lahir.

Nah biasayanya pada tahap ini enggak sampe 10 menit Joel udah mulai tidur-tidur. Saya agak bangun kan sedikit dengan ajak dia becanda/bacain buku agak keras sampai setidaknya pas di 10 menit nyusunya.

Oh iya kalau enggak pas mandi atau pijit, saya juga akan nyanyikan lagu anak atau ABC atau berhitung sambil nyusuin ini. Yah, itung-itung nyicil ngajarin dia lah. . .

Sendawa

IMG_1121.JPG
Walaupun sambil tidur, kalau posisi begini kadang dia sendawa

Walaupun sudah tertidur, setelah menyusu saya akan tetap ‘memaksa’ Joel untuk sendawa terlebih dahulu.

Biasanya saya akan bangunkan dia atau langsung aja taruh ke pundak dan tepuk-tepuk sampai setidaknya sendawa kencang dua kali.

Biasanya tahap ini saya akan lakukan sekitar 2 sampai 10 menit. Kalau enggak sendawa-sendawa banget, kadang saya tungguin juga kekeuh nyendawain sampai 25 menit sesuai saran dokter. Tapi kadang kalau lagi tengah malem dan ngantuk-ngantuknya, saya maksimalkan saja nyendawakan sampai 10 menit dan sendawa enggak sendawa langsung taruh di kasur. He he buibuk juga manusia temen-temen.

Tidur dan membangunkan untuk susu setiap 2 jam

IMG_1364.JPG
Liat nano-nano di background? Itu modal saya untuk membangunkan diri sendiri sebelum membangunkan dia^^

Nah biasanya kan saya menargetkan (dengan bantuan alarm) bahwa Joel jam 6 sore itu harus udah beres semuanya dan tidur nyenyak. Jadinya ya ritual tadi-tadi itu mulainya sekitar 1 jam sebelum jam 6, kadang lebih cepet. Pokoknya maksimal jam 5, Joel udah kudu ada di bak mandi.

Lalu kemudian di jam 8 malam, alarm saya akan berbunyi lagi. Itu waktunya untuk Joel nyusu ke-2.

Nah disini guys, beratnya. Joel (dan semua bayi kecil sepertinya) susah sekali untuk dibangunkan. Kalau pakai elus-elus pipi atau cium-cium, biasanya saya ada 10-20 menit membangunkan dia doang. Makanya supaya dia bangun tepat jam 8, saya harus mulai bersiap bangun diri sendiri jam set 7. Kalau emang enggak bisa banget melek setengah jam sebelum jam menyusu yang ditentukan, saya akan membangunkan paksa dia secara instan dengan menempel-nempelkan lap basah ke pipi nya dia. #MaafHoney

Jadi bangunnya jam 8, jam 10.30, jam 1 tengah malam, jam 2.30, dan terakhir jam 5 pagi sebelum kemudian rutinitas pagi hari pun dimulai.

By the way, bangun setiap dua jam saya lakukan sampai umur 2 bulan saja ya. Setelah itu setiap 3 jam sekali sampai umur 6 bulan. Setelahnya dari umur 6 bulan sampai sekarang, saya hanya menunggu Joelnya sendiri yang bangun dan lapar.

Bagaimana pengalaman kalian yang lain? Boleh lah ya ceritakan di kolom komentar. . .^^