Iran Bebaskan Pengusaha Lebanon 

Iran membebaskan seorang pengusaha Lebanon yang ditahan sejak 2015 dengan tuduhan menjadi mata-mata untuk Amerika.  Nizar Zakka, yang juga penduduk tetap Amerika, dibebaskan pada Selasa (11/6) dan diterbangkan ke Beirut, menurut juru bicara pengadilan Iran, Gholamhossein Esmaili. Zakka dijatuhi hukuman 10 tahun penjara, dan dikenakan denda lebih dari $4 juta “karena berkolaborasi melawan negara Iran.” Setibanya di Lebanon, Zakka membantah laporan bahwa pembebasannya adalah bagian dari kesepakatan yang lebih luas tetapi menyatakan bahwa itu telah membantu mencegah eskalasi lebih lanjut di wilayah tersebut.  "Prakarsanya, dari awal hingga akhir, adalah kelahiran Lebanon. Tetapi saya tidak menyangkal bahwa prakarsa ini membuahkan hasil positif di kawasan itu dan tampaknya menghentikan banyak hal yang mungkin terjadi," kata Zakka kepada wartawan. Ketika Zakka ditangkap, media pemerintah Iran mengatakan ia dituduh "memiliki hubungan yang dalam dengan militer dan dinas intelijen Amerika." Pejabat-pejabat Iran mengatakan, pembebasan Zakka dilakukan antara lain karena hubungan dekat Iran dengan kelompok Hizbullah di Lebanon. Zakka adalah satu dari beberapa tahanan di Iran yang punya hubungan dengan Barat.[ka]