Irak Temukan Kuburan Massal Korban Kekejaman Saddam

Irak tidak boleh melupakan kejahatan Saddam Hussein atau membiarkan partainya kembali berkuasa, kata Presiden Barham Salih, Minggu (14/4), setelah menghadiri penggalian kuburan massal orang-orang etnis Kurdi yang dibunuh pasukan Saddam pada tiga dasawarsa lalu. Makam tersebut ditemukan di padang pasir sekitar 179 km arah barat Kota Samawa. Dalam makam terseubht terdapat sisa jenazah puluhan warga Kurdi yang “dihilangkan” oleh pasukan Sadam, kata kantor Salih, seperti dikutip oleh Reuters. Mereka adalah sebagian dari 180.000 orang yang mungkin telah terbunuh dalam kampanye “Anfal” yang dilancarkan Saddam dan menarget warga etnis Kurdi Irak pada akhir 1980an ketika senjata kimia digunakan. Pada saat itu, desa-desa dibumihanguskan dan ribuan orang Kurdi dipaksa masuk ke kamp-kamp. “Dia membunuh mereka karena mereka tidak bisa menerima kelanjutan rezim ini, karena mereka menginginkan kehidupan yang merdeka dan terhormat,” kata Salih, seorang etnis Kurdi dalam konferensi pers di lokasi pemakaman. “Dia juga membawa mereka ke Samawa untuk mengubur mereka. Tapi orang-orang kami di Samawa menerima mereka,” tambah Salih “Irak yang baru tidak boleh melupakan kejahatan-kejahatan yang dilakukan terhadap sesame orang Irak dari seluruh kelompok,” katanya. [ft]