5 Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Kalian Berantem (Baru Putus)

balikan
Gambar asli dari Viva News

Berantem itu normal banget. Seperti yang saya katakan di tulisan ini, semua hubungan pasti ada berentemnya.

Hanya saja jika berantem (atau bahkan putus pun) sehat dan masih ada niat untuk saling bersama kedepannya, nggak usah lakukan/ungkapkan hal yang nggak perlu.

Apa saja yang menurut saya nggak perlu? Ini dia 5 besar dari mereka:

1. Menghapus foto

Nggak usah lah hapus-hapus foto kenangan kalian.

Yang udah terlanjur upload medsos, let it be there. Yang masih ada ngendap di komputer, nggak usah lah dimasukin ctrl+del, nggak usah!

Mereka semua berharga. Ingat sendiri kan seberapa bahagianya kalian sewaktu si lensa mengabadikan senyum kalian itu?

Kalau kalian hapus dan putus beneran sih masih nggak bakal segitu nyeselnya, tapi bagaimana jika sudah terlanjur terhapus dan ternyata malah balikan lagi?

Bakal nyesel lebih dari yang bisa kamu bayangkan deh pokoknya!

2. Menghancurkan barang

Sama banget ini kayak menghapus foto, tindakan bodoh dan bakal bikin nyesel sekali.

Tapi anehnya, nggak sedikit kepala yang demen ngelakuin ini sewaktu bertengkar dengan pasangan.

Bukan hanya anak muda terhadap boneka hadiah ulang tahun nya, tapi juga termasuk ibu-ibu/bapak-bapak terhadap perabotan yang bahkan baru seminggu lunas cicilan.

What the h? Satu-satunya yang perlu dihancurkan hanyalah kebiasaan buruk (menghancurkan barang) mu itu lho say.

3. Mengungkit kecacatan

Bukan kesalahan, tapi malah kecacatan/kekurangan pasangan yang diteriakan sambil emosi.

Potong jari saya, hubungan kamu itu nggak akan bisa sama seperti semula lagi.

Pertengkaran antara dua orang yang saling mencintai itu tujuannya adalah untuk mengenal dan menjadikan satu sama lain lebih baik, bukan untuk menyakiti.

Mengungkit kecacatan? Itu menyakiti!

4. Mencari pelarian

Ini yang paling sering dilakukan oleh seseorang yang hubungannya sedang bermasalah; mencari pelampiasan.

Dont!!!

Pertama kamu bisa menyakiti si dia yang kamu jadikan sebagai pelarian itu. Kedua kamu bisa menghancurkan hubunganmu yang seharusnya masih manis ini kalau misalnya si doi yang asli tau. Ketiga sekalipun doi tidak tahu, itu tetap bisa jadi menghancurkan hubungan kalian akibat rasa bersalah yang mengerak dihatimu.

5. Memaksa untuk baikan

Last but not least, jangan juga kamu memaksa doi (ataupun dirimu sendiri) untuk secepatnya memperbaiki situasi hubungan kalian.

Give it some times. . .!

Time is heal, time is understand, time is know better, remember?

Itu dia pemikiran saya, bagaimana menurut kamu? Ungkapkan semuanya di kolom komentar ya. . . ^^

5 Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Kalian Berantem (Baru Putus)

balikan
Gambar asli dari Viva News

Berantem itu normal banget. Seperti yang saya katakan di tulisan ini, semua hubungan pasti ada berentemnya.

Hanya saja jika berantem (atau bahkan putus pun) sehat dan masih ada niat untuk saling bersama kedepannya, nggak usah lakukan/ungkapkan hal yang nggak perlu.

Apa saja yang menurut saya nggak perlu? Ini dia 5 besar dari mereka:

1. Menghapus foto

Nggak usah lah hapus-hapus foto kenangan kalian.

Yang udah terlanjur upload medsos, let it be there. Yang masih ada ngendap di komputer, nggak usah lah dimasukin ctrl+del, nggak usah!

Mereka semua berharga. Ingat sendiri kan seberapa bahagianya kalian sewaktu si lensa mengabadikan senyum kalian itu?

Kalau kalian hapus dan putus beneran sih masih nggak bakal segitu nyeselnya, tapi bagaimana jika sudah terlanjur terhapus dan ternyata malah balikan lagi?

Bakal nyesel lebih dari yang bisa kamu bayangkan deh pokoknya!

2. Menghancurkan barang

Sama banget ini kayak menghapus foto, tindakan bodoh dan bakal bikin nyesel sekali.

Tapi anehnya, nggak sedikit kepala yang demen ngelakuin ini sewaktu bertengkar dengan pasangan.

Bukan hanya anak muda terhadap boneka hadiah ulang tahun nya, tapi juga termasuk ibu-ibu/bapak-bapak terhadap perabotan yang bahkan baru seminggu lunas cicilan.

What the h? Satu-satunya yang perlu dihancurkan hanyalah kebiasaan buruk (menghancurkan barang) mu itu lho say.

3. Mengungkit kecacatan

Bukan kesalahan, tapi malah kecacatan/kekurangan pasangan yang diteriakan sambil emosi.

Potong jari saya, hubungan kamu itu nggak akan bisa sama seperti semula lagi.

Pertengkaran antara dua orang yang saling mencintai itu tujuannya adalah untuk mengenal dan menjadikan satu sama lain lebih baik, bukan untuk menyakiti.

Mengungkit kecacatan? Itu menyakiti!

4. Mencari pelarian

Ini yang paling sering dilakukan oleh seseorang yang hubungannya sedang bermasalah; mencari pelampiasan.

Dont!!!

Pertama kamu bisa menyakiti si dia yang kamu jadikan sebagai pelarian itu. Kedua kamu bisa menghancurkan hubunganmu yang seharusnya masih manis ini kalau misalnya si doi yang asli tau. Ketiga sekalipun doi tidak tahu, itu tetap bisa jadi menghancurkan hubungan kalian akibat rasa bersalah yang mengerak dihatimu.

5. Memaksa untuk baikan

Last but not least, jangan juga kamu memaksa doi (ataupun dirimu sendiri) untuk secepatnya memperbaiki situasi hubungan kalian.

Give it some times. . .!

Time is heal, time is understand, time is know better, remember?

Itu dia pemikiran saya, bagaimana menurut kamu? Ungkapkan semuanya di kolom komentar ya. . . ^^

Shares